POLIKANT — Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) mulai menyusun arah pengembangan institusi dan program studi untuk periode 2025–2045. Proses tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Roadmap Pengembangan Program Studi.
Kegiatan berlangsung pada 6–7 Oktober 2026 di Hotel Lorbi, PT Samudera Indo Sejahtera (SIS), Desa Ngadi, Kota Tual. FGD melibatkan unsur pimpinan Polikant, ketua jurusan, koordinator program studi, serta pemangku kepentingan dari luar institusi.
Dua narasumber turut memberikan perspektif dalam pembahasan, yakni Noviyanita Wanarti Putri dari Biro Perencanaan Program dan Anggaran serta Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc. dari IPB University. Kegiatan juga melibatkan mitra dunia usaha dan industri serta perwakilan Pemerintah Kota Tual dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Ketua Tim Penyusunan RPJP dan Roadmap Pengembangan Prodi Polikant 2025–2045, Ismael Marasabessy, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa penyusunan dokumen tersebut diarahkan untuk membangun kerangka perencanaan institusi dalam jangka panjang.
Dalam FGD, peserta membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan Polikant, antara lain pendidikan vokasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, tata kelola, kerja sama, digitalisasi, serta penguatan sektor kelautan dan perikanan.
Masukan dari unsur pemerintah, dunia usaha dan industri, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari pembahasan untuk melihat kebutuhan dan tantangan yang perlu diantisipasi Polikant dalam dua dekade mendatang.
Direktur Polikant, Dr. Usman Madubun, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa RPJP diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan arah pengembangan institusi secara berkelanjutan hingga 2045. Perencanaan tersebut juga diarahkan agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Setelah pelaksanaan FGD, tim penyusun akan melanjutkan proses melalui pemetaan kondisi institusi, analisis lingkungan strategis, perumusan arah dan sasaran pembangunan, serta penyusunan tahapan pengembangan program studi.
Dokumen RPJP dan Roadmap Pengembangan Program Studi 2025–2045 diharapkan menjadi salah satu dasar bagi Polikant dalam menentukan prioritas pembangunan dan memperkuat kontribusi pendidikan vokasi terhadap kebutuhan dunia kerja serta pembangunan sektor kelautan dan perikanan di wilayah kepulauan.
(Humas Polikant - UPATIK)