Road Show Millenial to School jilid 2

Polikant News, Rabu (12/06/2019), Badan Eksekutif Mahasiswa Polikant kembali menggelar Road Show Millenial to School jilid 2, setelah sebelumnya sukses digelar pada beberapa waktu yang lalu. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari yang dibagi dalam dua sesi, yakni sesi talk show pada Rabu (12/06/2019) dan dilanjutkan dengan kegiatan field trip pada keesokan harinya di beberapa laboratorium milik Polikant ini, disambut antusias oleh para peserta yang didominasi pelajar kelas XI tingkat SMA/SMK yang ada di Kota Tual.

Dalam sambutan, Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polikant Syahibul Kahfi Hamid, S.Pi., M.P. tidak memberikan arahan atau sambutan yang panjang lebar. Dirinya hanya kembali berpesan sebagaimana yang pernah Ia (Syahibul) sampaikan dibeberapa kesempatan saat memberikan sambutan. Yakni, sebagai generasi muda dan/atau sebagai mahasiswa, kita harus tetap dan terus belajar, membekali diri dengan berbagai hal, terutama untuk empat hal yang pernah disampaikannya. Yaitu; pertama : Knowlagde, agar mahasiswa/pelajar dapat memperhatikan mutu lulusan dibidang akademik; kedua : Skill of thinking, agar mahasiswa/pelajar mau berfikir maju, serta selalu mencari pengalaman-pengalaman baru yang menunjang pendidikannya; ketiga : Management skill, belajar memenej atau mengelola baik mengelola organisasi, mengelola rapat dan lain sebagainya. Dan yang terakhir atau yang keempat adalah Communication skill, yaitu belajar mengungkapkan atau mengucapkan sesuatu hal baik secara lisan maupun tulisan.

Sebelumnya, Rastum Saleh Hanubun selaku Presiden Mahasiswa Polikant yang tampil lebih dahulu untuk memberikan sambutan. Dirinya menitikberatkan pada permohonan maaf-nya selaku penanggungjawab kegiatan Road Show ini kepada para peserta berkenaan dengan ketidaksempatan beberapa tokoh adat (raja) yang telah dihubungi pihaknya untuk hadir memberikan materi yang dianggap cukup penting, oleh karena materi-materi yang diharapkan dapat disampaikan beberapa tokoh tersebut adalah berkenaan dengan kearifan local masyarakat kepulauan Kei.

Akan tetapi, Rastum tetap berharap kepada para peserta untuk tidak berkecil hati, karena 2 orang pembicara lainnya juga cukup memiliki kompetensi dibidang masing-masing, meskipun tidak banyak membahas tentang kearifan local yang dimiliki daerah ini.


Posted

2019-06-16 22:40:46

News