Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Maluku Tenggara (Drs. Hi. Arifin Difinubun, S.Ag., M.Sos.I) Ajak Mahasiswa Polikant Untuk Banyak Baca

Polikant News, Mengawali ceramahnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara Drs. Hi. Arifin Difinubun, S.Ag., M.Sos.I mengulang kembali apa yang disampaikan Pembantu Direktur III Syahibul Kahfi Hamid, S.Pi., M.P. saat memberikan sambutan di acara halal bi halal yang dilaksanakan oleh Lembaga Dakwah Kampus An-Nur Polikant Jumat pagi (05/07/2019) mewakili Direktur Polikant yang disaat bersamaan sedang melaksanakan tugas lainnya.

Selaku Penceramah, Hi. Arifin Difinubun membenarkan apa yang disampaikan Pembantu Direktur III bahwa dalam peradaban Islam di dunia bahkan didalam al-Qur’an sekalipun pelaksanaan halal bi halal ini sebenarnya tidak ada. Dirinya menegaskan, bahwa sebenarnya kebiasaan melaksanakan kegiatan acara halal bi halal ini baru muncul sekitar tahun 1950-60an pasca Indonesia merdeka. Saat itu Presiden Soekarno berkonsultasi dengan KH. Abdullah Ba’asyir dan ayahanda Abdurahman Wahid, KH. Wahid Hasyim agar bagaimana caranya dapat mempertemukan tokoh-tokoh nasional atau pejabat-pejabat saat itu dalam satu acara keagamaan, agar mereka bisa saling bertemu dan bersilahturahmi, mengingat jarak tempat tinggal antara pejabat satu dengan yang lain saling berjauhan, dan mengingat pula, kondisi politik saat itu kurang kondusif. Akhirnya diambillah kesepakatan untuk menyelenggarakan acara seperti yang dilaksanakan hari ini, ungkap Hi. Arifin.

Hi. Arifin juga menambahkan, kalau pun ada menyebutkan kata“halal” dalam al-Qur’an, hal itu lebih kepada persoalan hukum, misalnya halal atau haram suatu persoalan. Akan tetapi menurut dirinya, yang sulit memisahkan antara halal dan haram bagi kita manusia adalah yang berada ditengah-tengah antara halal dan haram, yang disebut dalam Islam sebagai “subkhat” atau samar-samar. Ia mencontohkan penerimaan tunjangan kinerja (TUKIN) bagi seorang ASN. Tunjangan Kinerja yang seharusnya diberikan berdasarkan jumlah jam kerja selama sebulan, tetapi kita maunya terima full, padahal jumlah jam kerja kita tidak mencapai jumlah jam kerja yang ditentukan. Tunjangannya halal, tetapi kelebihannya ?, dengan nada agak guyon yang disambut tawa oleh hadirin yang hadir dalam acara halal bi halal tersebut.

Ada banyak hal yang disampaikan Drs. Hi. Arifin Difinubun, S.Ag., M.Sos.I selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara yang siang itu bertindak sebagai Penceramah yang secara khusus diundang LDK An-Nur Polikant pada pelaksanaan acara halal bi halal di lingkungan civitas akademika Politeknik Perikanan Negeri Tual, jumat pagi (05/07/2019).

Selain berpesan kepada mahasiswa Polikant, agar tidak berfikir intoleran, radikal dan lain sebagainya. Ia juga mengajak mahasiswa Polikant agar banyak baca, agar mudah memahi ilmu pengetahuan tidak hanya yang terkait dengan bidang ilmu yang bagi Polikant lebih dikhususkan kepada perikanan dan kelautan, karena dengan banyak membaca kita juga dapat mengetahui ilmu-ilmu pengetahuan lainnya.

Diakhir ceramahnya, kaitannya dengan tema kegiatan “menjaga soliditas” Hi. Arifin berpesan kepada seluruh civitas akademika Politeknik Perikanan Negeri Tual akan pentingnya memahami 4 (empat) pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Posted

2019-07-06 06:46:41

News