Guna Peningkatan Nilai Tambah Produk, Tim PPPUD Polikant Berinovasi Pada Kemasan Teripang Kering

Polikant News, Syahibul Kahfi Hamid, S.Pi., M.P. salah satu dari Tim PPPUD (Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah) Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) menyatakan bahwa dirinya dan dua orang teman lainnya tengah berupaya melakukan inovasi untuk dapat memberikan nilai tambah pada kemasan produk teripang kering. Hal ini disampaikannya saat ditemui di lokasi salah satu mitra budidaya teripang di Ohoi (Desa) Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (10/07/2020) kemarin.

Inovasi yang dilakukan diantaranya dengan melakukan pengembangan kemasan dari yang sebelumnya oleh masyarakat setempat hanya dengan menggunakan kantong plastik sebagai kemasan produk, menjadi kemasan yang lebih marketable. Lanjut Zhaky, sapaan akrab Syahibul Kahfi Hamid itu.

Menurut Zhaky dan teman-temannya, inovasi sesederhana itu pun masih perlu dilakukan sebagai contoh kepada masyarakat dalam memasarkan produk mereka. Oleh karena, kemasan dan merek (brand) adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi penjualan atau pemasaran. Pada tahun 2019 tim sudah melakukan inovasi pada kemasan produk teripang, tapi masih sederhana sehingga pada tahun ini kami akan tambahkan tanggal kedaluwarsa, komposisi, informasi nilai gizi, alamat serta nomor kontak.

Sedangkan untuk proses produksi sendiri, terutama pada tahapan pengasapan, Tim PPPUD Polikant menggunakan alat pengasapan yang ramah lingkungan dan higenis yang juga merupakan hasil inovasi dosen-dosen Polikant.

Herman yang merupakan mitra dari tim PPPUD mengatakan selama tiga tahun didampingi oleh tim PPPUD telah banyak memberikan perubahan pada usahanya, mulai dari pembuatan pencultur permanen, pengadaan induk, proses budidaya teripang, rekayasa pakan alami maupun buatan, manajemen pemberian pakan dan usaha, hingga kegiatan pengolahan pasca panen serta pemasaran. Untuk kemasannya sendiri, setelah berdiskusi dengan tim PPPUD kami sepakati menggunakan Merk “EB” yang merupakan kepanjangan dari Evav Berkat, sedangkan kata EB sendiri dalam bahasa daerah sini artinya teripang, lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Polikant J. A. Rahajaan, S.Pi., M.Si. yang ditemui diruang kerjanya mengatakan, apa yang dilakukan oleh Tim PPPUD maupun tim-tim pengabdi dan tim peneliti yang ada dilingkungan Politeknik Perikanan Negeri Tual adalah sebagai upaya dari hilirisasi hasil-hasil penelitian yang dimiliki oleh kampus kepada masyarakat. Kegiatan ini juga bagian dari bukti pentingnya kehadiran Polikant bagi masyarakat.


Posted

2020-07-11 08:59:47

News